Kota Bekasi, 11 Juli 2026 – Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., menggelar Kegiatan Reses II Masa Jabatan 2024–2029 Tahun Anggaran 2026 pada Sabtu (11/7/2026) di Villa Mas Indah Blok A, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah.
Reses berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban dengan dihadiri tokoh masyarakat, para Ketua RW dan RT, pengurus Relawan Rider Kota Bekasi, serta berbagai elemen masyarakat yang turut menyampaikan usulan dan kebutuhan di wilayahnya masing-masing.
Dalam sambutannya, Dr. Sardi Efendi menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan momentum strategis bagi anggota legislatif untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan setiap aspirasi dapat diperjuangkan dalam kebijakan pembangunan daerah.
“Reses adalah ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan yang benar-benar menjadi prioritas. Aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan sesuai kemampuan anggaran daerah,” ujar Sardi Efendi.
Ia menjelaskan, seluruh usulan masyarakat akan dihimpun sebagai Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang selanjutnya dibahas bersama Pemerintah Kota Bekasi sebagai salah satu dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), selain hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan rencana kerja perangkat daerah.
Pada kesempatan tersebut, Sardi juga mengimbau para Ketua RW agar menyusun usulan pembangunan secara terukur berdasarkan skala prioritas. Setiap wilayah diharapkan mengajukan maksimal dua usulan pada setiap masa reses guna mendukung pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Bekasi.
Berbagai aspirasi yang mengemuka dalam kegiatan tersebut di antaranya pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan, pembangunan saluran drainase tertutup, pemasangan penerangan jalan umum (PJU), pembangunan turap, pembangunan kantor sekretariat RW, hingga penataan kawasan permukiman.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah karena memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami ingin seluruh wilayah merasakan pembangunan secara adil. Saluran air yang baik akan mengurangi banjir dan mencegah penyebaran penyakit, sementara PJU dan CCTV akan meningkatkan keamanan lingkungan,” katanya.
Selain pembangunan fisik, Ketua DPRD Kota Bekasi juga menyoroti pentingnya penguatan pengelolaan sampah melalui optimalisasi Bank Sampah serta penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik. Ia berharap kesadaran masyarakat dalam memilah sampah terus meningkat sehingga mampu mendukung upaya pengurangan volume sampah di Kota Bekasi.
Di sektor ekonomi, Sardi Efendi menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui dukungan permodalan, perluasan akses pemasaran, serta peningkatan kualitas produk agar semakin kompetitif.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi keuangan Pemerintah Kota Bekasi masih tergolong kuat dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendukung keberlanjutan berbagai program pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta kesejahteraan aparatur.
Menutup kegiatan reses, Dr. Sardi Efendi mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengawal pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai perencanaan, berkualitas, dan bebas dari praktik yang tidak sesuai ketentuan.
“Keberhasilan pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan DPRD, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Mari kita kawal bersama agar setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi warga Kota Bekasi,” tutupnya. (SUPRIYADI)
