Kabupaten Bekasi, 27 April 2026 — Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan kereta komuter dan KA Argo Bromo Anggrek, di mana lokomotif menabrak rangkaian gerbong terakhir kereta komuter yang dikhususkan bagi penumpang wanita.

Merespons kejadian itu, PMI Kabupaten Bekasi bergerak cepat dengan mengerahkan dua unit ambulans dan 11 personel ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian, tim langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan penyintas.

Para korban kemudian dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RS Hermina Kota Bekasi dan Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Dalam proses penanganan, PMI Kabupaten Bekasi turut berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PMI Kota Bekasi, PMI se-DKI Jakarta, PMI Kabupaten Karawang, PMI Kabupaten Tangerang, Kantor SAR Jakarta, serta BPBD Kota Bekasi bersama unsur aparat keamanan dan relawan kemanusiaan lainnya.
Hingga Selasa pagi (28/4) pukul 11.00 WIB, petugas masih bersiaga di lokasi kejadian untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dengan tetap mengutamakan keselamatan korban dan personel.
Berdasarkan data sementara, jumlah korban tercatat sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. (CS)
