Kabupaten Bekasi – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada ribuan warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau di Kecamatan Cibarusah dan Bojongmangu.
Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026) sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah yang mengalami krisis air. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim kemarau lebih awal pada tahun ini dengan curah hujan yang lebih rendah dari kondisi normal. Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026.
Di Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cibarusah telah memasuki puncak musim kemarau sejak Juli 2026. Wilayah yang didominasi lahan persawahan tadah hujan tersebut menjadi salah satu kawasan yang rentan mengalami kekeringan. Sementara itu, Kecamatan Bojongmangu menjadi daerah dengan dampak paling berat. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, terdapat sekitar 30 titik krisis air bersih yang tersebar di hampir seluruh desa di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Bekasi mendistribusikan air bersih ke delapan titik, yakni Kampung Cijambe dan Kampung Cihanjuang di Desa Ridogalih, SD Negeri 01 Cibarusah Kota, SMA Negeri 2 Cibarusah, serta Kampung Cibadak, Korot, Guha, dan Cihaur di Desa Karang Indah, Kecamatan Bojongmangu.
Sebanyak 635 kepala keluarga atau 3.512 jiwa menerima manfaat dari bantuan tersebut. PMI menyalurkan 5.000 liter air bersih di setiap lokasi, sehingga total air bersih yang didistribusikan mencapai 40.000 liter.
Proses distribusi dilakukan oleh tujuh personel PMI Kabupaten Bekasi, yaitu Rahmat Hidayat, Agus DJ, Rafi Fachrul, Dadang JS, M. Teguh, Indra Wijaya, dan Raka Bintang. Penyaluran didukung oleh empat kendaraan operasional PMI sehingga proses distribusi dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
PMI Kabupaten Bekasi menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di berbagai wilayah serta siap menyalurkan bantuan air bersih selama musim kemarau masih berlangsung. Organisasi kemanusiaan tersebut juga mengajak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya penanganan krisis air bersih agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
Dengan adanya distribusi air bersih ini, diharapkan beban masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat berkurang, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian PMI Kabupaten Bekasi dalam memberikan pelayanan kemanusiaan bagi warga yang membutuhkan.
Data Distribusi Air Bersih PMI Kabupaten Bekasi:
– Lokasi: 8 titik di Kecamatan Cibarusah dan Bojongmangu.
– Penerima manfaat: 635 Kepala Keluarga (3.512 jiwa).
– Total air bersih disalurkan: 40.000 liter.
– Personel: 7 orang.
– Kendaraan operasional: 4 unit.
(CS)
