JAKARTA – Pemerintah Kota Bekasi kembali menorehkan prestasi dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis. Dalam acara Launching dan Pemberian Penghargaan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025 yang digelar di Mangkuluhur ARTOTEL Hotel, Rabu (22/4/2026), Kota Bekasi berhasil naik peringkat dari posisi ke-7 pada tahun 2024 menjadi peringkat ke-5 secara nasional.
Peningkatan tersebut ditandai dengan raihan skor 6,037, yang mencerminkan semakin kuatnya praktik toleransi di tengah masyarakat Kota Bekasi yang heterogen. Kehadiran Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam acara tersebut sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam merawat keberagaman.
Dalam keterangannya, Tri menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif menciptakan suasana kondusif. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga.
“Peningkatan peringkat ini merupakan hasil kerja bersama. Toleransi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar slogan,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah perbedaan. Pemerintah Kota Bekasi, lanjutnya, akan terus mendorong berbagai program yang mendukung kehidupan sosial yang inklusif dan harmonis.
“Kita tidak boleh cepat puas. Justru ini menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas toleransi agar Kota Bekasi dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” tambahnya.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga yang memiliki perhatian terhadap isu toleransi dan keberagaman di Indonesia. Momentum ini menjadi ajang refleksi bersama dalam memperkuat komitmen menjaga persatuan bangsa.
Dengan capaian peringkat ke-5 ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap nilai-nilai toleransi semakin mengakar di tengah masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan kehidupan yang damai, rukun, dan saling menghargai di masa mendatang.
/Red/SUR/
