Kabupaten Bekasi – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat VII, Puteri Komarudin, terus melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada 8 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat dalam memperkuat kesadaran berbangsa dan bernegara.
Acara dihadiri Kepala Desa Mekarmukti Dede Sulaeman, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teguh Budi Santoso, anggota BPD, TP PKK, kader Posyandu, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Mekarmukti Dede Sulaeman menyampaikan sejumlah aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat yang diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui peran DPR RI.

“Desa Mekarmukti merupakan wilayah penopang kawasan industri Jababeka. Pemuda di sini membentuk Forum Masyarakat Mekarmukti Bersatu (FMMB) dengan berbagai kegiatan, seperti pelatihan komputer, bahasa Jepang, dan terbaru pelatihan pengoperasian forklift. Kami berupaya menyiapkan tenaga muda terampil agar siap bersaing dan terserap di perusahaan-perusahaan, sehingga dapat menekan angka pengangguran,” ujarnya.
Ia berharap dukungan Puteri Komarudin, khususnya terkait legalitas dan kelengkapan sarana pendukung program tersebut. Selain itu, masyarakat Desa Mekarmukti juga membutuhkan pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN), penanggulangan banjir, serta pengelolaan sampah yang lebih baik.
Hal senada disampaikan Ketua BPD Teguh Budi Santoso yang berharap aspirasi tersebut dapat menjadi prioritas untuk disampaikan kepada pemerintah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Puteri Komarudin menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat Desa Mekarmukti, baik di tingkat daerah maupun pusat.
“Kami akan meneruskan seluruh aspirasi ini kepada Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Lingkungan Hidup agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di tengah derasnya arus informasi yang cenderung tanpa filter, khususnya di kalangan milenial dan Generasi Z.
Pada kesempatan itu, Puteri Komarudin mengajak peserta untuk kembali memahami Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila dengan lima silanya, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
“DPR RI memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan. NKRI menegaskan bahwa dari Sabang sampai Merauke, seluruh wilayah Indonesia melaksanakan undang-undang dan peraturan yang sama tanpa perbedaan. Sementara Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk hidup harmonis di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama,” jelasnya.
Sebagai penutup, Puteri Komarudin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi, khususnya di media sosial, demi terciptanya kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang lebih baik. (CS)
