JAKARTA — Asosiasi Pangan Gizi Indonesia (APGI 3T) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebun Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.45 WIB tersebut diikuti sekitar 30 orang massa aksi dengan koordinator lapangan Herwil J. Harefa. Hingga berita ini dibuat, kegiatan unjuk rasa masih berlangsung.
Dalam aksinya, massa APGI 3T menyampaikan tuntutan agar Kepala BGN menepati janji dan komitmen yang sebelumnya telah disampaikan kepada para mitra. Mereka juga mendorong dibukanya kembali komunikasi dan hubungan kemitraan yang lebih baik, khususnya terkait kepastian atas investasi yang telah ditanamkan serta pekerjaan pembangunan yang telah diselesaikan.
Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah kepastian pembayaran biaya pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T dan daerah terpencil.
Massa aksi membawa sejumlah perlengkapan, di antaranya mobil komando dengan nomor polisi B 9141 JZE, spanduk, poster, bendera, serta ikat kepala Merah Putih.
Sejumlah tulisan yang dibawa dalam aksi antara lain, “Segera Bayarkan Biaya Pembangunan SPPG 3T & Terpencil” serta seruan agar SPPG di daerah terpencil segera dioperasionalkan.
Massa juga menyampaikan pesan bahwa masyarakat di daerah tertinggal menunggu pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka meminta agar para mitra yang telah berinvestasi dan menyelesaikan pekerjaan tidak diposisikan sebagai cadangan.
“Daerah tertinggal menunggu makan bergizi gratis. Kami bukan cadangan. MBG bisa kuat kalau mitra ikut hebat. Dialog dibuka, semua bahagia,” demikian salah satu pesan yang tertulis dalam poster aksi.
APGI 3T juga menyatakan dukungannya terhadap program MBG sekaligus meminta adanya kepastian dan perhatian terhadap keberlangsungan kemitraan dalam pelaksanaan program tersebut.
Para peserta aksi berharap pihak BGN membuka ruang dialog dan memberikan kejelasan terkait pembayaran pembangunan SPPG serta rencana operasional SPPG di wilayah 3T dan terpencil.
Aksi berlangsung dengan membawa sejumlah aspirasi tersebut dan hingga saat ini masih berjalan di sekitar Kantor BGN, Jakarta Pusat. ( GUS)
