Garut, 7 Juni 2026 – Kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah mobil Elf rombongan Karang Taruna Abadi Jaya, Depok, terjadi di Jalan Kawah Papandayan, Kampung Gunung Jaya, Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.45 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan Elf bernomor polisi D 7060 AD yang dikemudikan Totong Endang (54) mengalami rem blong saat melintas di kawasan tersebut. Kendaraan kemudian menabrak sepeda motor Honda Beat yang sedang terparkir di pinggir jalan.
Akibat kejadian itu, seluruh penumpang yang berjumlah 13 orang beserta sopir mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda. Sejumlah korban harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Slamet Garut untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Korban yang dirujuk ke RSUD Dr. Slamet Garut antara lain Siahlah Aura (22) yang mengalami luka di bagian kepala, Ajeng (30) dengan cedera berat pada tangan, Zamhari (30) yang mengalami luka serius pada tangan kanan, Rauf (25) dengan luka lecet cukup parah, serta Ibnu (23) yang mengalami cedera pada kaki dan tangan kiri.
Sementara itu, sopir kendaraan Totong Endang bersama beberapa penumpang lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Cisurupan. Mereka umumnya mengalami luka lecet dan kondisi yang relatif lebih ringan dibandingkan korban yang dirujuk ke rumah sakit.
Menurut keterangan di lokasi, petugas gabungan bersama warga segera melakukan proses evakuasi sesaat setelah kecelakaan terjadi. Korban dievakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Babinsa setempat yang menerima informasi kejadian langsung menuju lokasi guna membantu proses penanganan dan evakuasi korban bersama personel kepolisian serta masyarakat.
Petugas Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Garut juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penanganan lebih lanjut. Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali berjalan normal.
Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, insiden terjadi akibat kegagalan fungsi pengereman (rem blong) pada kendaraan yang membawa rombongan tersebut.(IWAN)
